Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pin Arduino Uno (Pinout) Lengkap dengan Gambarnya

Pin Arduino

Dalam beberapa postingan sebelumnya mungkin kamu sudah melihat beberapa penjelasan seputar Arduino Uno terkait spesifikasi, pengertian, fungsi, dan harganya.

Namun kali ini saya akan fokus di bagian perangkat keras Arduino, lebih tepatnya yang berkaitan dengan pin Arduino.

Seperti apa Arduino Uno pinout? Arduino Uno pinout merupakan pembahasan detail seputar pin-pin yang ada pada Arduino Uno. Baik itu diagram, fungsi, maupun segala hal yang berkaitan dengannya.

Tanpa banyak basa-basi lagi, yuk sama-sama kita simak penjelasannya di bawah ini.



Arduino Uno Pinout Diagram

arduino uno pinout

Pinout Catu Daya Arduino Uno

Setidaknya ada 3 cara yang bisa ditempuh untuk memberi daya pada Arduino. yaitu sebagai berikut:
  • Power Jack
    Power jack atau yang biasa juga disebut DC power bisa digunakan untuk memberi daya pada papan sirkuit Arduino. Umumnya power jack ini terhubung pada adaptor untuk menstabilkan tegangan. Papan sirkuit dapat bekerja pada tegangan 5-20 volt, namun dari pihak Arduino sendiri merekomendasikan untuk menggunakan tegangan 7-12 volt. Tegangan yang melebihi 12 volt dikhawatirkan akan membuat regulator sangat panas. Sedangkan pemberian tegangan di bawah 7 volt kemungkinan akan membuat project tak berjalan baik.
  • Pin VIN
    Pin ini berfungsi untuk memberikan daya eksternal pada papan sirkuit Arduino menggunakan daya eksternal. Untuk masalah tegangannya, kira-kira sama seperti penjelasan pada power jack.
  • Kabel USB
    Saat menggunakan kabel USB untuk menghubungkan Arduino ke komputer, Arduino akan mendapatkan tegangan 5 volt.
arduino uno pinout pwm

Di papan sirkuit Arduino terdapat dioda pelindung yang menghubungkan antara kutub positif dari power jack ke pin VIN dengan nilai 1 Ampere.

Besarnya tegangan yang kamu gunakan pada Arduino sangat mempengaruhi jumlah daya yang akan digunakan untuk rangkaian.

Saat kamu menggunakan jack power dan pin VIN untuk menyalakan papan sirkuit, maka kapasitas maksimum yang tersedia bergantung pada regulator 5 dan 3,3 volt di papan Arduino.
  • Pin 5 V dan 3,3, pin ini berguna dalam mengatur besarnya daya yang akan diberikan pada komponen eksternal sesuai dengan spesifikasi pabrik, apakah 5 volt atau 3,3 volt.
  • Pin GND, di papan Arduino terdapat 5 pin GND yang kesemuanya itu saling berkaitan. Fungsi dari pin ini adalah untuk menutup sirkuit listrik dan menyediakan tingkat referensi logika umum di seluruh sirkuitmu.
  • Pin IOREF, pin ini berfungsi untuk memberikan referensi tegangan yang beroperasi pada mikrokontroler.

Pinout Analog In Arduino Uno

arduino uno pinout

Pada dasarnya Arduino memiliki 6 pin analog yang semuanya memanfaatkan ADC (Analog to Digital Converter). Pin ini dapat berfungsi sebagai pin input analog maupun sebagai pin input/output digital.

ADC merupakan sirkuit elektronik yang berfungsi mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Hal ini memungkinkan prosesor yang merupakan perangkat digital bisa mengukur sinyal analog dan menggunakannya melalui operasinya.

Pin A0 sampai A5 memiliki kemampuan membaca tegangan analog. Sementara di Arduino, ADC beresolusi 10-bit yang artinya mewakili tegangan analog dengan 1024 level digital.

Singkatnya ADC mengubah tegangan jadi bit yang dapat dipahami oleh mikroprocessor.

Contoh sederhana dari ADC adalah VoIP (Voice over IP). Tiap smartphone memiliki mikrofon yang mengonversi gelombang suara menjadi tegangan analog.

Yang selanjutnya melewati perangkat ADC yang mengonversi lagi data analog menjadi data digital. Nah, data digital inilah yang nantinya akan dikirim ke penerima melalui internet.

Pinout Digital Arduino Uno

  • Pin 1 - 13 pada Arduino berfungsi sebagai pin input/output digital.
  • Pin 13 Arduino terhubung ke LED bawaan.
  • Pin 3, 5, 6, 9, 10, dan 11 memiliki fitur PWM 
Perlu kamu ketahui bahwa tiap pin pada Arduino dapat memberikan arus maksimal 40 mA, namun yang disarankan hanya 20 mA. Sementara arus yang bisa disediakan untuk semua pin adalah 200 mA.

pin arduino uno

 Apa itu Digital?

Digital bisa dikatakan sebagai cara merepresentasikan tegangan dalam 1 bit, misalnya 1 atau 0. Pin digital di Arduino adalah pin yang memang dirancang untuk dikonfigurasikan sebagai input maupun output. Tergantung kebutuhan pengguna.

Pada pin digital hanya ada dua kondisi, yaitu menyala dan mati. Saat pin dalam kondisi menyala, maka saat itu tegangan nya tinggi (HIGH) yaitu 5 volt, dan saat mati tegangannya rendah (LOW) yaitu 0 volt.

Jadi tahu kan mengapa di script Arduino ada HIGH dan LOW!

Ketika pin digital diatur sebagai output maka hanya ada dua macam tegangan, yaitu 0 dan 5 volt. Sedangkan saat pin ii diatur sebagai input, maka tegangan yang diberikan bisa bervariasi.

Tetapi jika direpresentasikan ke digital tetap hanya ada 1 dan 0. Hanya saja untuk menentukannya diberi 2 ambang batas berikut:
  • < 0, 8 volt dianggap 0
  • > 2 volt dianggap 1

Apa Itu PWM?

PWM merupakan singkatan dari Pulse Width Modulation, yaitu teknik modulasi yang digunakan untuk menyandikan pesan menjadi sinyal berdenyut.

Biasanya PWM digunakan untuk mengatur kecepatan motor DC, Peredupan LED, dan masih banyak lagi.

Ada dua komponen utama dari PWM, yaitu :
  • Frekuensi, yaitu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu siklus (periode)
  • Siklus Tugas, yaitu berapa lama sinyal tetap tinggi dari total periode. Biasanya siklus tugas berbentuk persentase.
Pin Arduino yang mengaktifkan PWM umumnya akan menghasilkan frekuensi konstan 500Hz.

Sementara siklus tugas akan terus berubah-ubah sesuai dengan parameter yang digunakan pengguna. Coba perhatikan ilustrasi berikut ini:


Protokol Komunikasi

Pin digital 1 dan 0 merupakan pin serial Arduino yang biasanya digunakan untuk menghubungkan Arduino ke modul bluetooth.

Apa itu Komunikasi Serial?

Komunikasi serial umumnya digunakan untuk saling bertukar data antara papan sirkuit Arduino dan perangkat serial lainnya seperti komputer, display, sensor, dan sebagainya.

Setidaknya ada satu port serial pada tiap papan Arduino. Komunikasi serial terjadi pada pin digital (RX) dan 1 (TX) serta melalui USB.

Adanya library software serial dan pin digital memungkinkan Arduino bisa mendukung komunikasi serial yang membuat pengguna bisa menghubungkan beberapa perangkat yang mendukung serial dan membiarkan port serial utama tersedia untuk USB.

Port serial pada perangkat lunak menggunakan sistem interupsi pin-change dalam berkomunikasi. Sudah tersedia library bawaan untuk melakukan komunikasi serial.

Satu-satunya kelemahan dari perangkat lunak serial adalah membutuhkan lebih banyak pemrosesan dan tak dapat mendukung kecepatan tinggi yang sama dengan perangkat keras serial.

Baca Juga : Gambar Arduino Uno

Apa itu SPI?

SPI atau Serial Peripheral Interface merupakan protokol data serial yang digunakan mikrokontroler untuk saling berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat eksternal dalam kondisi seperti bus.
SPI juga dapat dipakai untuk menghubungkan 2 perangkat mikrokontroler.

Dalam bus SPI, selalu ada satu perangkat yang dianggap sebagai perangkat master, dan sisanya adalah perangkat periferal.

Pada kebanyakan kasus, mikrokontroler umumnya dianggap sebagai perangkat master. Dan pin SS (Slave Select) bertugas menentukan perangkat mana yang sedang berkomunikasi dengan master.

Biasanya perangkat yang diaktifkan SPI selalu memiliki pin berikut:
  • MISO (Master In Slave Out), yaitu baris untuk mengirim data ke perangkat master.
  • MOSI (Master Out Slave In), yaitu baris master untuk mengirim data ke perangkat periferal.
  • SCK (Serial Clock), yaitu sinyal jam yang dihasilkan oleh perangkat master untuk menyinkronkan transmisi data.

Apa Itu I2C?

I2C merupakan protokol komunikasi yang biasa juga disebut I2C bus. Protokol ini dirancang khusus untuk memungkinkan komunikasi antar komponen dalam satu papan sirkuit. Pada I2C ada dua kabel yaitu:
  • SDA (Serial Data), adalah jalur yang digunakan untuk mengirim data.
  • SCL (Serial Clock), adalah garis jam yang dirancang untuk menyinkronkan transfer data.
Tiap perangkat dalam bus I2C memiliki alamat unik. Pengguna dapat menghubungkan 255 perangkat dalam bus yang sama.
  • Pin AREF, berfungsi sebagai tegangan referensi untuk input analog.
  • Pin INTERRUPT, terdiri atas INT0 dan INT1 pada Arduino.
  • Interupsi eksternal, yaitu interupsi sistem yang terjadi pada saat ada gangguan luar. Kegunaan interupsi ini secara umum yaitu untuk membaca gelombang persegi yang dihasilkan encoder atau membangunkan prosesor dalam peristiwa eksternal.
Setidaknya ada dua bentuk interupsi yaitu interupsi luar dan interupsi pin change.

Pinout Header ICSP Arduino Uno


ICSP merupakan singkatan dari In-Circuit Serial Programming. Nama ini diambil dari header pemrograman dalam sistem (ISP).

Ada enam pin ICSP yang tersedia di papan Arduino yang fungsinya untuk memungkinkan pengguna dalam memprogram firmware papan Arduino.

Posting Komentar untuk "Pin Arduino Uno (Pinout) Lengkap dengan Gambarnya"