Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

17 Jenis-Jenis Arduino dan Spesifikasi Singkatnya

macam macam arduino

Rasanya seperti ada yang kurang bila kita hanya terus berteori dan praktik, tetapi tak mengetahui apa saja jenis Arduino.

Beberapa orang hanya mengetahui Arduino saja, tetapi tak mencari tahu lebih dalam tentang apa saja macam-macam Arduino.

Perlu kamu ketahui bahwa ada banyak sekali jenis-jenis Arduino. Menurut versi aldyrazor, Arduino setidaknya memiliki 17 macam jenis, yaitu Uno, Leonardo, Duemilanove, Mega 2560, Intel Galileo, Mikro, Nano R3, Mini, Mega ADK, Esplora, Lilypad, Serial, Fio, BT, Ethernet, Robot, dan Arduino 101.

Dimana semua jenis tersebut, masing-masing memiliki kekurangan, keistimewaan, kegunaan, harga, dan spesifikasi yang berbeda. Tetapi semuanya memiliki satu kesamaan, yaitu menggunakan bahasa pemrograman C.

Untuk lebih detailnya, silahkan simak penjelasannya tentang kumpulan jenis-jenis Arduino dan spesifikasi singkat beserta gambarnya berikut ini:


Jenis-Jenis Arduino

  1. Arduino Uno

  2. jenis arduino

    Perlu kamu ketahui bahwa ternyata kata “Uno” itu diambil dari bahasa Italia yang artinya satu. Nama ini digunakan untuk menandai peluncuran Arduino versi 1.0 (pertama) dan akan terus berkembang.

    Jenis Arduino Uno merupakan produk papan sirkuit USB pertama yang dijadikan contoh model referensi untuk pengembangan platform Arduino kedepannya. Sampai saat ini, Arduino yang biasa beredar di pasaran sudah sampai jenis Arduino R3 (Revisi 3).

    Dengan berbekalkan chip mikrokontroler Atmega328P, Arduino uno sangat cocok untu kamu yang masih pemula dan ingin belajar seputar alat Arduino.

    Untuk sumber tegangan arduino, kamu bisa menggunakan tiga cara yaitu:
    • Menggunakan kabel USB
    • Menggunakan adaptor AC ke DC
    • Menggunakan baterai
    Agar kamu semakin mengenalnya, berikut ini adalah tabel spesifikasi teknis dari Arduino Uno:

    Tabel Spesifikasi Arduino Uno

    Jenis Mikrokontroller Atmega328P
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 14
    Pin PWM yang Disediakan 6
    Pin Input Analog 6
    Maksimum Arus per Pin 20 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 50 mA
    Memori Flash 32 KB
    SRAM 2 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Jumlah LED Terpasang 13
    Panjang 6, 86 cm
    Lebar 5, 34 mm
    Berat 25 gram
    Port USB Tipe A to Tipe B (persis USB Printer)

  3. Arduino Leonardo

  4. gambar arduino leonardo

    Jenis yang kedua adalah Arduino Leonardo. Arduino jenis ini menggunakan mikrokontroler tipe Atmega32U4 yang memiliki fungsi komunikasi USB.

    Arduino Leonardo menggunakan micro USB untuk proses coding, telah built in USB komunikasi, dan tak butuh lagi prosesor sekunder. Berikut ini adalah tabel spesifikasinya:

    Tabel Spesifikasi Arduino Leonardo

    Jenis Mikrokontroler Atmega32U4
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 20
    Pin PWM yang Disediakan 7
    Pin Input Analog 12
    Maksimum Arus per Pin 40 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 50 mA
    Memori Flash 32 KB (4 KB untuk bootloader)
    SRAM 2,5 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Jumlah LED Terpasang 13
    Panjang 6,8 cm
    Lebar 5,3 cm
    Berat 28 gram
    Port USB Micro USB

  5. Arduino Duemilanove
  6. gambar arduino duemilanove
    Kata “Duemilanove” dalam bahasa Italianya berarti 2019. Ini merupakan tahun peluncuran pertaman dari Arduino Duemilanove.

    Arduino yang juga biasa disebut sebagai Arduino Due ini menggunakan mikrokontroler Atmega168 atau Atmega328 dari Atmel SAM3X8E ARM Cortex-M3 CPU.

    Ini adalah jenis Arduino pertama yang menggunakan ARM inti 32-bit. Berikut ini spesifikasi teknis Arduino Duemilanove:

    Tabel Spesifikasi Arduino Duemilanove

    Jenis Mikrokontroler Atmega168
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 14
    Pin PWM yang Disediakan 6
    Pin Input Analog 6
    Maksimum Arus per Pin 40 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 50 mA
    Memori Flash 16 KB (2 KB untuk bootloader)
    SRAM 1 KB
    EEPROM 0,5 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Panjang 6,8 cm
    Lebar 5,3 cm
    Berat 28 gram

  7. Arduino Mega 2560
  8. gambar arduino mega 2560
    Arduino Mega 2560 merupakan versi pengganti dari Arduino Mega. Dinamakan Arduino Mega 2560 karena jenis mikrokontroler yang digunakan adalah tipe Atmega2560 yang sebelumnya Atmega1280. Berikut ini adalah spesifikasi teknisnya:

    Tabel Spesifikasi Arduino Mega 2560

    Jenis Mikrokontroler Atmega2560
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 54
    Pin PWM yang Disediakan 15
    Pin Input Analog 16
    Maksimum Arus per Pin 20 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 50 mA
    Memori Flash 256 KB (8 KB untuk bootloader)
    SRAM 8 KB
    EEPROM 4 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Panjang 10,1 cm
    Lebar 5,3 cm
    Berat 28 gram

  9. Intel Galileo

  10. gambar intel galileo
    Mikrokontroler Intel Galileo menggunakan prosesor tipe Intel Quark SoC X1000, yaitu prosesor 32 bit yang berarsitektur sama dengan Intel Pentium.

    Meskipun demikian, mikrokontroler jenis ini tetap kompatibel dengan software Arduino IDE untuk urusan program. Lihat spesifikasi teknis Intel Galileo berikut ini:

    Tabel Spesifikasi Intel Galileo

    Jenis Mikrokontroller SoC Quark X1000
    Tegangan Operasi 3,3 Volt / 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-15 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 14
    Pin PWM yang Disediakan 6
    Pin Input Analog 6
    Memori Flash 512 KB
    SRAM 512 KB
    EEPROM 8 KB
    Clock Speed 400 MHz
    Panjang 12,4 cm
    Lebar 7,2 cm

  11. Arduino Pro Micro AT

  12. gambar arduino pro micro AT

    Arduino Pro Micro AT biasa juga disebut Arduino Mikro. Ini adalah jenis Arduino dengan mikrokontroler tipe Atmega32u4 yang telah built in USB komunikasi.

    Ukurannya lebih panjang dari Arduino Nano dan Mini. Cek spesifikasinya teknisnya berikut ini:

    Tabel Spesifikasi Arduino Pro Micro AT

    Jenis Mikrokontroler Atmega32U4
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 20
    Pin PWM yang Disediakan 7
    Pin Input Analog 12
    Maksimum Arus per Pin 20 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 50 mA
    Memori Flash 32 KB (4 KB untuk bootloader)
    SRAM 2,5 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Panjang 4,8 cm
    Lebar 1,8 cm
    Berat 1,3 gram

  13. Arduino Nano R3

  14. gambar arduino nano

    Arduino Nano menggunakan mikrokontroler jenis Atmega328 atau Atmega168 dan dilengkapi FTDI untuk pemrograman melalui micro USB.

    Bentuk Arduino Nano yang kecil, lengkap, dan sederhana sehingga memungkinkannya ditempatkan pada breadboard. Perhatikan tabel spesifikasi teknis Arduino Nano R3 di bawah ini:

    Tabel Spesifikasi Arduino Nano R3

    Jenis Mikrokontroler Atmega328
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 14
    Pin PWM yang Disediakan 6
    Pin Input Analog 8
    Maksimum Arus per Pin 40 mA
    Memori Flash 32 KB (4 KB untuk bootloader)
    SRAM 2 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Panjang 4, 5 cm
    Lebar 1, 8 cm
    Berat 7 gram

  15. Arduino Pro Mini
  16. gambar arduino mini

    Arduino jenis ini sangat cocok untuk pengguna tingkat lanjut yang memerlukan fleksibilitas, biaya minim, dan ukuran yang kecil.

    Karena bentuknya yang mini, komponennya pun minim. Di Arduino ini tak ada on board USB atau pin header.

    Arduino ini adalah pilihan terbaik untuk kamu yang mau meninggalkan board tertanam dalam proyek. Yuk simak spesifikasinya teknis dari Arduino Pro Mini berikut ini.

    Tabel Spesifikasi Arduino Pro Mini

    Jenis Mikrokontroler Atmega328
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-9 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 14
    Pin PWM yang Disediakan 6
    Pin Input Analog 8
    Maksimum Arus per Pin 40 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 50 mA
    Memori Flash 32 KB (2 KB untuk bootloader)
    SRAM 2 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Panjang 3 cm
    Lebar 1, 8 cm

  17. Arduino Mega ADK
  18. gambar arduino mega adk
    Arduino Mega ADK merupakan Arduino yang menggunakan tipe mikrokontroler Atmega2560. Arduino ini menggunakan antarmuka USB untuk terhubung ke ponsel berbasis Android berdasarkan MAX3421e IC.

    Kelebihan dari Arduino mega ADK ini adalah memiliki port USB tersendiri yang membuat boardnya jadi lebih simpel.

    Singkatnya Arduino Mega biasa bisa diubah menjadi Arduino mega ADK dengan menambahkan shield USB.

    Perlu kamu ketahui bahwa ADK merupakan singkatan dari Android Development Kit.

    Jadi memang jenis Arduino ini kegunaannya untuk berkomunikasi dengan smartphone android via USB. Cek spesifikasinya teknis Arduino Mega ADK berikut ini:

    Tabel Spesifikasi Arduino Mega ADK

    Jenis Mikrokontroller Atmega2560
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 54
    Pin PWM yang Disediakan 15
    Pin Input Analog 16
    Maksimum Arus per Pin 40 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 50 mA
    Memori Flash 256 KB (8 KB untuk bootloader)
    SRAM 8 KB
    EEPROM 4 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Panjang 10, 1 cm
    Lebar 5, 3 cm

  19. Arduino Esplora
  20. gambar arduino esplora
    Arduino Esplora merupakan papan Arduino yang berasal dari Arduino Leonardo. Keistimewaan Esplora dibandingkan jenis papan Arduino yang lainnya adalah sudah built in dengan beberapa jenis sensor siap pakai.

    Pada Arduino Esplora juga sudah ada sensor input, joystik, slider, sensor suhu, accelerometer, mikrofon, dan sensor cahaya.

    Sama halnya dengan Arduino Leonardo, Esplora juga menggunakan mikrokontroler AVR Atmega32U4, kristal osilator 16 MHz, dan koneksi USB mikro yang dapat berperan sebagai perangkat USB klien layaknya mouse dan keyboard.

    Arduino jenis ini sangat recomended untuk kamu yang mau membuat gadget seperti smartphone, karena telah dilengkapi joystik, button, LED RGB dan sebagainya.

    Jadi kamu hanya perlu menambahkan LCD agar Arduino Esplora ini lebih kelihatan keren. Berikut ini adalah spesifikasi teknisnya:

    Tabel Spesifikasi Arduino Esplora

    Jenis Mikrokontroller Atmega32U4
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Memori Flash 32 KB (4 KB untuk bootloader)
    SRAM 2,5 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Panjang 16, 4 cm
    Lebar 6 cm
    Berat 53 gram

  21. Arduino Lilypad
  22. gambar arduino lilypad

    Diantara semua tipe Arduino, Lilypad inilah yang paling unik. Ini karena bentuknya yang menyerupai lingkaran.

    Bentuk ini didesain agar lebih fleksibel bila diaplikasikan pada perangkat yang memiliki bentuk melingkar.

    Pernah liat armor-nya Iron Man? Jika kamu ingin membuat project seperti itu, bagusnya menggunakan Arduino Lilypad. Berikut ini spesifikasi dari Arduino Lilypad:

    Tabel Spesifikasi Arduino Lilypad

    Jenis Mikrokontroller Atmega32U4
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Memori Flash 32 KB (4 KB untuk bootloader)
    SRAM 2,5 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Panjang 16, 4 cm
    Lebar 6 cm
    Berat 53 gram

  23. Arduino Serial

  24. gambar arduino serial

    Arduino serial adalah jenis Arduino yang menggunakan port RS232 sebagai antarmuka pemrogramannya.

    Atau bisa dibilang bahwa untuk menggunakan Arduino tipe ini, kamu butuh komputer yang memiliki port RS232. Arduino serial terdiri atas dua versi. Yaitu versi 1.0 dan versi 2.0.

  25. Arduino Fio

  26. gambar arduino fio

    Arduino Fio menggunakan mikrokontroller Atmega328P dengan bentuk yang tak kalah uniknya dengan Lilypad.

    Meskipun jumlah pin input output digitalnya sama dengan Arduino Uno dan Leonardo, tetapi Arduino Fio ini memiliki socket XBee.

    Socket inilah yang memungkinkan Arduino Fio agar bisa dipakai untuk mengerjakan proyek yang berhubungan dengan wireless atau nirkabel.

    Tipe Arduino ini menggunakan mikrokontroler Atmega328P sebagai basis kontrolernya dan dibuat untuk penggunaan nirkabel. Cek spesifikasi Arduino Fio berikut ini.

    Tabel Spesifikasi Arduino Fio

    Jenis Mikrokontroller Atmega328P
    Tegangan Operasi 3,3 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 3,3-12 Volt
    Pin Digital Input Output 14
    Pin PWM yang Disediakan 6
    Pin Input Analog 8
    Maksimum Arus per Pin 40 mA
    Memori Flash 32 KB (2 KB untuk bootloader)
    SRAM 2 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 8 MHz
    Panjang 6,5 cm
    Lebar 2,8 cm
    Tinggi 1,2 cm

  27. Arduino BT (Bluetooth)
  28. gambar arduino bt
    Arduino BT merupakan papan Arduino yang didalamnya sudah ada modul bluetooth. Jadi memang sangat cocok untuk mengerjakan proyek yang berhubungan dengan komunikasi nirkabel via bluetooth. Yuk lihat spesifikasi teknis dari Arduino BT berikut ini:

    Tabel Spesifikasi Arduino BT (Bluetooth)

    Jenis Mikrokontroller Atmega328P
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 2,5-12 Volt
    Pin Digital Input Output 14
    Pin PWM yang Disediakan 6
    Pin Input Analog 6
    Maksimum Arus per Pin 40 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 500 mA
    Memori Flash 32 KB (2 KB untuk bootloader)
    SRAM 2 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz

  29. Arduino Ethernet


  30. Jenis Arduino yang satu ini bisa dibilang cukup unik karena telah memiliki fasilitas ethernet. Fasilitas ini memungkinkan kamu untuk membuat proyek yang berhubungan dengan jaringan LAN.

    Adapun untuk jumlah pin digital dan analognya sama dengan Arduino Uno. Berikut ini spesifikasi teknis dari Arduino ethernet:

    Tabel Spesifikasi Arduino Ethernet

    Jenis Mikrokontroller Atmega328
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 6-20 Volt
    Pin Digital Input Output 14
    Pin PWM yang Disediakan 4
    Pin Input Analog 6
    Maksimum Arus per Pin 40 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 50 mA
    Memori Flash 32 KB (0,5 KB untuk bootloader)
    SRAM 2 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Panjang 6, 8 cm
    Lebar 5, 3 cm
    Berat 28 gram

  31. Arduino Robot
  32. gambar arduino robot
    Tipe Arduino yang satu ini merupakan paket komplit dari Arduino karena sudah menyerupai robot.

    Sudah ada LCD, speaker, roda, sensor inframerah, dan beberapa komponen lainnya. Jadi kamu hanya perlu menambahkan perintah khusus sesuai keinginanmu. Berikut spesifikasi dari Arduino robot:

    Tabel Spesifikasi Arduino Robot

    Jenis Mikrokontroller Atmega32U4
    Tegangan Operasi 5 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 5 Volt
    Pin Digital Input Output 5
    Pin PWM yang Disediakan 6
    Pin Input Analog 4
    Maksimum Arus per Pin 40 mA
    Maksimum Arus yang Dapat Ditarik pin 3,3 V 50 mA
    Memori Flash 32 KB (4 KB untuk bootloader)
    SRAM 2 KB
    EEPROM 1 KB
    Clock Speed 16 MHz
    Keypad 5 key
    Speaker 8 Ohm
    Full Color LCD Over SPI Communication
    Format Kartu Memori FAT16
    Knob Potensiometer Tersemat di Pin
    Kompas Digital Ada
    Port Solder I2C 3
    Area Prototyping 4
    Sensor IR Pengikut Garis 5
    Radius 18, 5 cm
    Berat 28 gram

  33. Arduino 101


  34. Arduino 101 adalah jenis Arduino yang spesial jika dilihat dari segi fungsinya yang banyak serta komponen pendukung yang telah terintegrasi di papannya sendiri.

    Arduino 101 menggunakan Chip Intel® Curie™ yang memiliki dua inti (core) x86 (Quark) dan  32-bit ARC dengan kecepatan clock-nya 32MHz yang berfungsi sebagai mikroprosesor sekaligus microcontroller.

    Arduino 101 juga dilengkapi dengan macam-macam komponen tambahan seperti akselerometer enam arah, gyro, dan Bluetooth LE yang bisa langsung digunakan untuk menghubungkan Arduino 101 dengan komputer atau gadget-mu. Cek Spesifikasi teknis dari Arduino 101 berikut ini:

    Tabel Spesifikasi Arduino 101

    Jenis Mikrokontroler Intel Curie
    Tegangan Operasi 3,3 Volt
    Tegangan yang Direkomendasikan 7-12 Volt
    Batas Tegangan 7-17 Volt
    Pin Digital Input Output 14
    Pin PWM yang Disediakan 4
    Pin Input Analog 6
    Maksimum Arus per Pin 20 mA
    Memori Flash 196 KB
    SRAM 24 KB
    Clock Speed 32 MHz
    Panjang 6, 8 cm
    Lebar 5, 3 cm
    Berat 34 gram

Penutup

Demikianlah penjelasan seputar dari saya tentang jenis Arduino dan spesifikasi singkatnya. Semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan yang bermanfaat untuk kawan-kawan sekalian. Terima kasih!

Posting Komentar untuk "17 Jenis-Jenis Arduino dan Spesifikasi Singkatnya"