Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Breadboard Arduino : Pengertian, Prinsip Kerja, dan Jenisnya

Breadboard Arduino

Bagi orang yang sudah akrab dengan dunia elektronika tentunya sudah paham dengan fungsi breadboard Arduino.

Tetapi bagi para pemula, masih banyak yang belum paham tentang fungsi dari breadboard. Maka dari itu, dalam artikel ini saya akan menjelaskan secara detail seputar pengertian, fungsi, dan cara kerjanya.

Apa fungsi breadboard dalam pembuatan rangkaian? Fungsi papan breadboard adalah sebagai konduktor listrik tempat melekatkan kabel jumper atau header pin male agar arus listrik dari komponen satu ke komponen lainnya bisa saling terdistribusi.

Agar lebih terurut, mari kita bahas pengertian, fungsi, prinsip kerja, dan jenis-jenis breadboard ini dalam bentuk poin-poin.


Pengertian Breadboard

Pada dasarnya breadboard adalah board yang digunakan untuk membuat rangkaian elektronik tanpa harus merepotkan pengguna untuk menyolder.

Biasanya papan breadboard ini digunakan untuk membuat rangkaian elektronik sementara untuk tujuan uji coba atau prototype.

Fungsi Breadboard

Seperti yang dibahas di awal bahwa fungsi breadboard yaitu sebagai media penghantar (konduktor listrik) tempat kabel jumper dilekatkan.

Sehingga arus dari satu komponen bisa terdistribusi dengan baik sesuai keinginan ke komponen lain tanpa harus merepotkan pengguna untuk melakukan penyolderan atau melakukan bongkar pasang.

Salah satu kelebihan tersendiri dari penggunaan breadboard adalah komponen-komponen yang telah dirakit tak akan rusak dan mudah untuk dibongkar pasang. Ini karena papan breadboard merupakan papan tanpa solder (solderless).

Gambar Breadboard

gambar breadboard
Sekilas, breadboard kelihatan seperti papan plastik yang memiliki banyak lubang-lubang di atasnya dengan posisi membentuk pola tertentu.

Bila diperhatikan lebih dekat maka kamu akan melihat beberapa deretan huruf, angka, dan perpaduan keduanya pada bagian atas breadboard. Tepatnya di dekat lubang koneksi.

Fungsi deretan huruf, angka dan perpaduannya tersebut adalah sebagai titik kordinat untuk memudahkanmu dalam memosisikan kabel jumper di breadboard.

Prinsip Kerja Breadboard

Secara singkat, papan breadboard bisa dideskripsikan sebagai papan yang memiliki lubang koneksi berdasarkan pola tertentu.

Nah, untuk menghubungkan antara satu lubang dengan lubang yang lain maka di bagian bawah lubang tersebut terdapat logam konduktor listrik yang diposisikan secara khusus untuk memudahkan pengguna dalam membuat rangkaian. Logam konduktor yang ada di dalam breadboard umumnya seperti ini:


Kira-kira posisi logam tersebut bisa digambarkan sebagai berikut:

prinsip kerja breadboard

Berdasarkan gambar di atas, fungsi dari masing-masing jalur koneksi pada breadboard dengan keterangan warnanya yaitu sebagai berikut:
  • Jalur warna merah, digunakan untuk menempatkan pin 5V atau kutub positif dari Arduino untuk dihubungkan ke kutub positif komponen lain.
  • Jalur warna biru, digunakan untuk menempatkan pin GND atau kutub negatif dari Arduino untuk dihubungkan ke kutub negatif komponen lain.
  • Jalur warna hijau, digunakan untuk menempatkan pin digital dari Arduino untuk dihubungkan ke komponen lain.
Selain itu, di bagian tengah papan breadboard terdapat ruang kosong yang masing-masing pinggirannya terdapat ujung jalur vertikal. Fungsi dari ruang kosong ini adalah untuk menancapkan langsung ic component.

Baca Juga :

Jenis-jenis Breadboard

Breadboard yang tersedia di pasaran umumnya terbagi atas 3 ukuran, yaitu:
  • Mini Breadboard, yaitu jenis yang paling kecil diantara semua breadboard dan memiliki sekitar 170 titik koneksi.
mini breadboard

  • Medium Breadboard, yaitu jenis breadboard ukuran sedang yang kadang juga disebut half breadboard karena memiliki ukuran dan jumlah titik koneksinya setengah dari jumlah titik koneksi breadboard ukuran besar. Yaitu 400 titik koneksi.
medium breadboard

  • Large Breadboard, yaitu jenis yang ukurannya paling besar diantara semua jenis breadboard dan memiliki sekitar 830 titik koneksi.

large breadboard

Penutup

Demikianlah penjelasan dari saya seputar fungsi breadboard Arduino. Semoga apa yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat bagi kawan sekalian. Jika ada yang ingin ditanyakan, tak usah sungkan untuk meluapkan semuanya di kolom komentar.

Posting Komentar untuk "Breadboard Arduino : Pengertian, Prinsip Kerja, dan Jenisnya"