Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Modul Relay Arduino: Pengertian, Gambar, Skema, dan Lainnya

apa itu relay

Salah satu komponen yang sering digunakan dalam membuat project elektronika adalah modul relay Arduino.

Cara kerja relay adalah memutus dan menyambung aliran listrik dalam rangkaian. Bisa dibilang, fungsi relay yaitu sebagai sakelar otomatis.

Selain digunakan pada rangkaian project Arduino, modul relay 5V juga bisa ditemukan pada jenis kendaraan seperti motor maupun mobil.

Pengetahuan akan relay sudah semestinya dimiliki oleh calon tenaga ahli dalam bidang elektronik.

Begitu pula dengan kamu yang kiranya hendak membuat project Arduino dan berencana menetap dalam bidang tersebut.

Nah, khusus dalam postingan kali ini saya akan membahas secara mendalam tentang apa itu relay Arduino. Mencakup pengertian modul relay dan beberapa hal mendalam tentangnya.

Jadi untuk teman-teman yang belum terlalu familiar dengan relay dan ingin mengetahuinya lebih jauh, silahkan simak materi relay berikut ini.


Pengertian Relay Arduino

Modul relay adalah salah satu piranti yang beroperasi berdasarkan prinsip elektromagnetik untuk menggerakkan kontaktor guna memindahkan posisi ON ke OFF atau sebaliknya dengan memanfaatkan tenaga listrik.

Peristiwa tertutup dan terbukanya kontaktor ini terjadi akibat adanya efek induksi magnet yang timbul dari kumparan induksi listrik.

Perbedaan yang paling mendasar antara relay dan sakelar adalah pada saat pemindahan dari posisi ON ke OFF.

Relay melakukan pemindahan-nya secara otomatis dengan arus listrik, sedangkan sakelar dilakukan dengan cara manual.

Gambar Relay Arduino

Beberapa contoh gambar modul relay yang biasa digunakan antara lain:

gambar relai
Gambar Relai

Apa Fungsi Relay Arduino

Pada dasarnya, fungsi modul relay adalah sebagai saklar elektrik. Dimana ia akan bekerja secara otomatis berdasarkan perintah logika yang diberikan.

Kebanyakan, relay 5 volt DC digunakan untuk membuat project yang salah satu komponennya butuh tegangan tinggi atau yang sifatnya AC (Alternating Current).

Sedangkan kegunaan relay secara lebih spesifik adalah sebagai berikut:
  • Menjalankan fungsi logika dari mikrokontroler Arduino
  • Sarana untuk mengendalikan tegangan tinggi hanya dengan menggunakan tegangan rendah
  • Meminimalkan terjadinya penurunan tegangan
  • Memungkinkan penggunaan fungsi penundaan waktu atau fungsi time delay function
  • Melindungi komponen lainnya dari kelebihan tegangan penyebab korsleting.
  • Menyederhanakan rangkaian agar lebih ringkas.

Cara Kerja Relay Arduino

Untuk dapat memahami prinsip kerja relay, terlebih dahulu kamu wajib tahu kelima fungsi komponen relay berikut ini.
  • Penyangga (Armature)
  • Kumparan (Coil)
  • Pegas (Spring)
  • Saklar (Switch Contact)
  • Inti Besi (Iron Core)
Adapun untuk penempatan-nya, kira-kira gambarnya seperti di bawah ini.

skematik modul relay
Skematik Modul Relay

Berdasarkan gambar komponen relay tersebut, kita dapat memahami bahwa relay dapat bekerja karena adanya gaya elektromagnetik. Ini tercipta dari inti besi yang dililitkan kawat kumparan dan dialiri aliran listrik.

Saat kumparan dialiri listrik, maka otomatis inti besi akan jadi magnet dan menarik penyangga sehingga kondisi yang awalnya tertutup jadi terbuka (Open).

Sementara pada saat kumparan tak lagi dialiri listrik, maka pegas akan menarik ujung penyangga dan menyebabkan kondisi yang awalnya terbuka jadi tertutup (Close).

Secara umum kondisi atau posisi pada relay terbagi menjadi dua, yaitu:
  • NC (Normally Close), adalah kondisi awal atau kondisi dimana relay dalam posisi tertutup karena tak menerima arus listrik.
  • NO (Normally Open), adalah kondisi dimana relay dalam posisi terbuka karena menerima arus listrik.

Skema Relay Arduino

gambar skema modul relay arduino
Gambar Skema Modul Relay Arduino

Berdasarkan gambar skematik relay di atas, berikut ini adalah keterangan dari ketiga pin yang sangat perlu kamu ketahui:
  • COM (Common), adalah pin yang wajib dihubungkan pada salah satu dari dua ujung kabel yang hendak digunakan.
  • NO (Normally Open), adalah pin tempat menghubungkan kabel yang satunya lagi bila menginginkan kondisi posisi awal yang terbuka atau arus listrik terputus.
  • NC (Normally Close), adalah pin tempat menghubungkan kabel yang satunya lagi bila menginginkan kondisi posisi awal yang tertutup atau arus listrik tersambung.

Jenis-Jenis Relay

Macam macam relay dan fungsinya digolongkan menjadi dua macam, yaitu:

  1. Jenis relay berdasarkan trigger atau pemicunya
  2. Sebelum membuat rangkaian, terlebih dahulu kamu harus tahu bahwa ada dua jenis relay yang beredar di pasaran berdasarkan trigger atau pemicunya, yaitu:
    • LOW LEVEL TRIGGER, adalah relay yang akan berfungsi (menyala) jika diberikan kondisi LOW.
    • HIGH LEVEL TRIGGER, adalah relay yang akan berfungsi (menyala) jika diberikan kondisi HIGH.

  3. Jenis relay berdasarkan jumlah channel-nya
    • Modul relay 1 channel
    • Modul relay 2 channel
    • Jenis modul relay 4 channel
    • Modul relay 8 channel
    • Modul relay 16 channel
    • Jenis modul relay 32 channel

Relay Fritzing

Untuk kamu yang ingin membuat rangkaian simulasi di aplikasi fritzing, mungkin pernah mengalami keheranan karena tak menemukan komponen relay module fritzing di dalamnya.

Tapi tak usah khawatir, karena di sini saya telah menyediakan file-nya. Jadi kamu hanya perlu men-download komponen fritzing khusus relay itu lalu memasukkannya ke aplikasi fritzing-mu.

Dengan begitu, maka kamu jadi bisa menggunakan komponen relay di fritzing. Entah itu relay 1, 2, 4, dan 8 channel. Silahkan dicoba yah!

    Harga Relay

    Berikut ini adalah harga kisaran macam2 relay yang beredar di pasaran.

    Jenis Relay Harga
    1 Channel 10 Ribuan
    2 Channel 20 Ribuan
    4 Channel 30 Ribuan
    8 Channel 60 Ribuan
    16 Channel 180 Ribuan
    32 Channel 1 Jutaan

    Rangkaian Relay Arduino Untuk Menghidupkan Lampu

    Alat dan Bahan:
    • Arduino Uno dan kabelnya
    • Modul relay
    • Laptop yang telah terinstal Arduino IDE
    • Kabel jumper male to female
    • Lampu 220 volt dan fittingnya
    • Kabel biasa yang salah satu ujungnya sudah ada steker
    Cara Kerja:
    1. Rakitlah Arduino dan komponen yang dibutuhkan sesuai gambar rangkaian relay di bawah ini.


    2. rangkaian modul relay arduino 5v
      Rangkaian Modul Relay Arduino5V


      Penempatan Pin skema relay lampu:
      • Pin 2 Arduino dihubungkan ke pin IN1 relay (kuning)
      • Pin 5V Arduino dihubungkan ke pin VCC relay (coklat)
      • Lalu, pin GND Arduino dihubungkan ke pin GND relay (hitam)
      Keterangan:
      Untuk sambungan relay ke lampu dan steker, silahkan disesuaikan dengan gambar tersebut
    3. Bila rangkaian telah selesai, hubungkan Arduino ke laptop dengan menggunakan kabel USB.
    4. Buka Arduino IDE lalu pilih menu toolbar Tools, atur board dan port-nya sesuai yang kamu gunakan.
    5. Jika sudah, ketikkan program relay Arduino berikut pada IDE.
    6. const int relay =2;
      void setup (){
      pinMode(relay, OUTPUT);
      digitalWrite(relay, HIGH);
      }
      void loop(){
      digitalWrite(relay, LOW);
      delay(5000);
      digitalWrite(relay, HIGH);
      delay(1000);
      }
    7. Bila sudah selesai, silahkan upload script tersebut ke papan Arduino dengan meng-klik tombol upload. Yaitu tombol dengan icon tanda panah ke kanan di bawah menu edit.
    8. Tunggu beberapa saat hingga muncul notifikasi “Done Uploading”.
    9. Jika sudah, lihat apa yang terjadi dengan lampu tersebut. Bila lampu menyala selama 5 detik dan mati selama 1 detik, berarti relay-mu berjenis LOW LEVEL TRIGGER. Sedangkan jika yang terjadi sebaliknya, maka relay-mu berjenis HIGH LEVEL TRIGGER.

    Penutup

    Demikianlah penjelasan tentangrelay dan hal-hal yang berkaitan tentangnya. Semoga apa yang saya jelaskan ini bisa bermanfaat bagi kawan sekalian. Terima Kasih!


    FAQ Relay Arduino:

    Perbedaan relay dan kontaktor

    Perbedaan kontaktor dan relay adalah pada komponennya. Singkatnya, kontaktor adalah bagian penyusun relay.

    Tipe tipe relay

    Penggolongan relay berdasarkan channelnya yaitu 1, 2, 3, 4, 8, 16, dan 32 channel.

    Apa arti relay

    Definisi relay Arduino adalah perangkat yang berperan sebagai saklar yang bekerja menurut prinsip elektromagnetik.

    Jelaskan prinsip kerja relay

    Cara kerja modul relay adalah saklarnya akan terhubung jika dialiri arus listrik dan terputus apabila tak ada aliran listrik.

    Jelaskan apa yang dimaksud dengan relay

    Dasar teori relay adalah saklar listrik yang tertutup maupun terbuka karena pengaruh aliran listrik di dalamnya.

    Cara merangkai relay 8 kaki

    Cukup dengan menghubungkan dua kabel yang ingin diputus aliran listriknya pada masing-masing port COM dan port NC atau NO.

    Fungsi utama relay

    Sebagai saklar elektrik

    Jelaskan prinsip kerja dari sakelar yang memanfaatkan magnet sebagai salah satu komponen penyusunnya

    Saat listrik dialirkan maka otomatis inti besi di relay akan berubah menjadi magnet. Nantinya ia akan menarik tuas penyangga yang menghubungkan arus ke kutub rangkaian lainnya.

    Pengertian modul relay 4 channel Arduino

    Merupakan suatu module yang di dalamnya ada 4 channel relay.

    Jelaskan fungsi relay 2 channel

    Fungsi module relay 2 channel adalah sebagai saklar penghubung untuk dua rangkaian sekaligus.

    Cara menggunakan relay 2 channel Arduino

    Hanya menghubungkan dua kabel yang ingin diputus arusnya ke port COM dan ke port NO atau NC.

    Apa itu relai

    Sebenarnya yang benar itu relay bukannya relai.

    Apa fungsi relay 5V

    Fungsi dari relay adalah sebagai penghubung dan pemutus aliran listrik yang bekerja dengan prinsip elektromagnetik.

    Gambar rellay

    Bukan rellay, tetapi relay.

    Pengertian modul relay 1 channel Arduino

    Merupakan modul relay yang di dalamnya hanya ada 1 channel.

    Sebutkan fungsi relay 1 channel

    Rangkaian modul relay 1 channel berfungsi untuk mengatur aliran listrik pada satu posisi saklar.

    Fungsi relay yang tepat adalah

    Saklar listrik otomatis

    Pengertian time delay relay

    Skema delay relay adalah suatu perintah yang memberikan waktu jeda bagi relay dalam mengeksekusi fungsi tertentu.

    Pengertian trigger pada elektronika

    Merupakan pemicu aliran listrik dalam suatu rangkaian

    Fungsi relay pada rangkaian kelistrikan

    Fungsi relay listrik adalah memutus dan menyambungkan aliran.

    Fungsi riley

    Ini adalah kesalahan pengetikan dari orang awam, yang benar itu relay.

    Fungsi rellay

    Nama yang benar relay, sedangkan rellay itu hanya kesalahan pengetikan.

    Spesifikasi relay Arduino

    Khusus untuk relay Arduino tak ada spesifikasi khususnya, yang membedakan hanya pada bagian jumlah channel.

    Apa itu fritzing

    Adalah sejenis aplikasi yang dapat menyimulasikan rangkaian elektronik.

    Apa itu modul relay

    Relay module adalah suatu komponen berbentuk modul yang didalamnya ada relay dengan jumlah channel tertentu.

    Rangkaian modul relay 4 channel

    Modul relay 4 channel umumnya digunakan sebagai saklar penghubung empat sambungan di dalam suatu rangkaian.

    Cara menggunakan relay Arduino

    Yaitu dengan menghubungkannya dua kabel yang ingin disambungkan pada port COM dan NO atau NC.

    Macam macam relay dan gambarnya

    Sudah disajikan secara lengkap di atas, mohon untuk melihat pada bagian gambar relay Arduino.

    Jelaskan cara kerja dari relay 1 channel

    Fungsi dan cara kerja relay adalah mengandalkan listrik. Dalam hal ini inti besi di dalam relay akan berubah jadi magnet saat dialiri listrik. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada poin cara kerja Arduino.

    Pengertian dan fungsi relay

    Pengertian relay dan fungsinya merupakan sejenis saklar listrik. Dimana ia akan terhubung saat dialiri arus listrik dan begitu pula sebaliknya.


    Jangan Lewatkan:

    Posting Komentar untuk "Modul Relay Arduino: Pengertian, Gambar, Skema, dan Lainnya"