Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Push Button Arduino : Pengertian, Fungsi, dan Prinsip Kerja

Push Button Arduino

Khusus pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang push button Arduino, yaitu salah satu perangkat input yang sering digunakan dalam pembuatan project.

Bagi kamu yang belum tahu, jadi push button itu semacam saklar tekan yang fungsinya untuk memutus dan menyambung aliran listrik dari sumber arus ke alat elektronik.

Untuk penjelasan lebih detailnya, mari sama-sama kita simak beberapa poin berikut ini.


Pengertian Push Button

Push button adalah satu komponen elektronika yang dapat memutus dan mengalirkan arus listrik dalam suatu rangkaian project Arduino.

Dimana pemutusan dan pengaliran ini terjadi karena prinsip pengalihan dari satu konduktor ke konduktor lain. Caranya dengan pengoperasian langsung secara manual oleh pengguna.

Fungsi Push Button

Seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya, bahwa fungsi push button adalah untuk memutus dan menyambungkan arus listrik.

Biasanya push button ini digunakan untuk memicu jalannya suatu perangkat output seperti relay, buzzer, LED, maupun yang lainnya.

Bahkan kerennya lagi, push button juga dapat dipadukan dengan software Matlab maupun database website.

Gambar Push Button

Push button itu ada banyak sekali variasi bentuk dan ukurannya. Berikut ini adalah beberapa contoh varian push button yang biasa beredar di pasaran.

Sedangkan untuk push button yang biasa digunakan pada rangkaian Arduino adalah jenis tactile. Bentuknya  kira-kira seperti ini.

Prinsip Kerja Push Button

Pada dasarnya, push button adalah pemutus dan penyambung aliran listrik. Namun dalam hal ini, ia tak bersifat mengunci. Jadi ia akan kembali ke posisi semua saat selesai ditekan.

Saat push button ditekan, ia menjadi bernilai HIGH dan akan menghantarkan arus listrik. Sedangkan apabila dilepas, maka ia bernilai LOW dan memutus arus listrik.

Macam-Macam Push Button Arduino

  1. Push Button NO (Normally Open)
  2. Jenis push button ini akan menyambungkan arus listrik saat ditekan, dan akan kembali seperti semula saat dilepas. Beberapa orang kadang menyebutnya sebagai tombol start.

  3. Push Button NC (Normally Close)
  4. Push button yang satu ini adalah kebalikan dari NO dan sering disebut sebagai tombol emergency. Dalam kondisi awal, ia bersifat mengalirkan arus listrik.

    Sehingga pada saat ditekan, ia akan memutus arus listrik. Serta kembali ke posisi semua apabila dilepas.

  5. Push Button Perpaduan NO dan NC
  6. Untuk jenis yang satu ini memiliki empat kaki terminal kontak. Dimana pada saat tombol ditekan, maka sepasang terminal kontaknya akan berada dalam NC, sedangkan dua lainnya NO.

    Sehingga apabila push button ditekan lagi untuk yang kedua kalinya, maka akan terjadi sebaliknya.

Harga Push Button

Sebenarnya harga push button agak sedikit bervariasi tergantung ukuran dan aksesoris yang ada padanya.

Semakin besar ukuran dan banyak aksesoris lampunya, maka semakin mahal pula harganya.

Untuk push button Arduino jenis tactile sendiri, kamu bisa membelinya dalam harga kisaran Rp.300.00 sampai Rp.20.000.00.

Baca Juga :

Sketch Program Push button Arduino dengan LED

Skenario 1: LED akan menyala saat tombol ditekan dan akan mati ketika tombol dilepas

int pinButton = 2;
int pinLED = 8;

void setup() {
   pinMode(pinLED, OUTPUT);
    pinMode(pinButton, INPUT);
  digitalWrite(pinButton, HIGH);
}

void loop() {
if (digitalRead(pinButton) == LOW) {
    digitalWrite(pinLED, HIGH);
  } else {
    digitalWrite(pinLED, LOW);
  }
}

Skenario 2: LED akan menyala saat tombol ditekan dan hanya akan mati jika tombol ditekan untuk yang kedua kalinya

int pinButton = 2;
int pinLED = 8;

int buttonPower;
int oldButton = 0;
int state = 0;

void setup() {
  pinMode(pinLED, OUTPUT);
  pinMode(pinButton, INPUT_PULLUP);
}

void loop() {
  buttonPower = digitalRead(pinButton);
   if(!buttonPower && !oldButton){
    if(state == 0){
      digitalWrite(pinLED, HIGH);
      state = 1;
    }else{
      digitalWrite(pinLED, LOW);
      state = 0;
    }
    oldButton = 1;
  }else if(buttonPower && oldButton){
    oldButton = 0;
  }
}

Cara Membuat Rangkaian Sederhana Push Button Arduino

Alat dan Bahan:

  • Arduino Uno dan kabelnya
  • Software Arduino IDE
  • Breadboard
  • Push Button
  • LED
  • Kabel Jumper

Cara Kerja :

  1. Buatlah rangkaian atau wiring push button seperti gambar di bawah ini.

  2. rangkaian push button

    Konfigurasi pin:
    • GND Arduino ke GND breadboard
    • Kaki panjang LED ke pin 8
    • Kaki pendek LED ke GND breadboard
    • Kaki pertama push button ke GND breadboard
    • Kaki kedua push button ke pin 2 Arduino
  3. Hubungkan Arduino ke laptop dengan menggunakan kabel USB
  4. Buka Arduino IDE, pastikan untuk mengatur port dan board-nya sesuai jenis Arduino yang kamu gunakan.
  5. Ketikkan salah satu sketch di atas berdasarkan skenario yang kamu inginkan pada Arduino IDE
  6. Jika sudah, silahkan upload sketch ke board Arduino
  7. Cobalah untuk menekan push button dan lihat apa yang terjadi

Penutup 

Demikianlah penjelasan lengkap dari saya tentang push button. Semoga teman-teman sekalian bisa mudah dalam memahaminya.

Kalaupun seandainya ada yang ingin ditanyakan, dengan senang hati saya akan menjawab pertanyaan tersebut.

Silahkan bertanya di kolom komentar, sebisa mungkin akan saya jawab dengan sangat baik. Terima Kasih!

Posting Komentar untuk "Push Button Arduino : Pengertian, Fungsi, dan Prinsip Kerja"