Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kabel Jumper Arduino : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Harga


Kabel Jumper Arduino
Salah satu komponen yang cukup penting dalam membuat rangkaian adalah kabel jumper. Apakah kamu sudah tahu apa itu kabel jumper pada Arduino? Jika belum, maka silahkan kamu simak penjelasan seputar pengertian dan fungsi kabel jumper Arduino beserta macam-macamnya berikut ini.

Apa itu kabel jumper Arduino? Kabel jumper adalah kabel elektrik yang memiliki pin konektor di setiap ujungnya dan memungkinkanmu untuk menghubungkan dua komponen yang melibatkan Arduino tanpa memerlukan solder.

Intinya kegunaan kabel jumper ini adalah sebagai konduktor listrik untuk menyambungkan rangkaian listrik.

Biasanya kabel jumper digunakan pada breadboard atau alat prototyping lainnya agar lebih mudah untuk mengutak-atik rangkaian.

Konektor yang ada pada ujung kabel terdiri atas dua jenis yaitu konektor jantan (male connector) dan konektor betina (female connector).

Konektor jantan fungsinya untuk menusuk dan konektor betina fungsinya untuk ditusuk. (Sumber : sparkfuneducation).

Jangan ngeres yah! Ini Cuma kabel kok. Hehehe.



Gambar Kabel Jumper Arduino

Gambar Kabel Jumper Arduino


Gambar di atas menunjukkan seperti apa bentuk dari yang namanya male connector dan female connector. Jadi sampai disini kamu sudah bisa membedakan jenis konektor pada kabel Arduino kan?

Macam-Macam Jenis Kabel Jumper Arduino

  1. Kabel Jumper Male to Male
  2. Kabel Jumper Male to Male

    Jenis yang pertama adalah male to male. Penggunaan kabel jumper jenis ini sangat cocok untuk sobat yang mau membuat rangkaian elektronik di breadboard.

  3. Kabel Jumper Male to Female
  4. Kabel Jumper Male to Female

    Kabel jumper yang satu ini memiliki ujung konektor yang berbeda pada tiap ujungnya, yaitu male dan female.

    Biasanya kabel ini digunakan untuk menghubungkan komponen elektronika selain Arduino ke breadboard maupun ke Arduino sendiri.

  5. Kabel Jumper Female to Female

  6. Kabel Jumper Female to Female

    Jenis kabel jumper yang terakhir adalah kabel female to female. Kabel ini sangat cocok untuk menghubungkan antar komponen yang memiliki  header male. contohnya seperti sensor ultrasonik HC-SR04, sensor suhu DHT, dan masih banyak lagi.

Ukuran Kabel Jumper Arduino

Berikut ini adalah tabel ukuran panjang dari kabel jumper Arduino berdasarkan satuan inchi dan centimeter yang bisa kamu jadikan patokan dalam membeli kabel jumper.


Tabel Ukuran Kabel Jumper Arduino
Inchi (In) Centimeter (cm)
9,8 25
9,4 24
7,8 20
7,7 19,5
6,2 16
5,9 15
5,8 14,7
4,6 11,7
4,3 11

Spesifikasi Kabel Jumper Arduino

Spesifikasi kabel jumper Arduino yang baik adalah kabel yang agak lentur dengan konektor yang agak keras dan sulit untuk dilepaskan dari ujung kabel.

Kabel jumper yang keras dan kaku serta memiliki konektor lunak akan lebih mudah rusak saat digunakan. Jadi perhatikan dua hal ini saat ingin membeli kabel jumper yah!

Pastikan juga panjang kabel jumper yang kamu butuhkan sesuai dengan yang kamu beli. Karena kabel jumper yang terlalu panjang maupun terlalu pendek akan menyulitkanmu dalam membuat rangkaian.

Apa Fungsi Warna Pada Kabel Jumper?

Saat membeli kabel jumper, kamu mungkin akan melihat warna kabel yang berwarna-warni. Ada hitam, putih, hijau, merah, kuning, dan sebagainya.

Nah, pertanyaannya apakah warna pada kabel jumper ini ada maksud dan tujuan khususnya?

Mengapa tidak satu warna saja?

Apa si pembuatnya ini adalah pecinta pelangi sehingga warna kabelnya dibuat beragam?

Pada dasarnya semua fungsi kabel jumper itu sama. Tidak ada fungsi khusus untuk tipa warna. Perbedaan warna tersebut hanya untuk memudahkan kamu saat membuat rangkaian.

Coba deh kamu bayangkan kalau semua kabel itu warnanya sama dalam suatu rangkaian. Tentunya sobat akan dibuat pusing untuk mengenali dan memerhatikan ujungnya mengarah ke mana.

Tetapi dengan adanya warna, kamu bisa lebih mudah dalam mengenali suatu kabel itu ujungnya mengarah ke mana.

Cara Kerja Kabel Jumper

Singkatnya, cara kerja dari kabel jumper ini adalah menghantarkan arus listrik dari satu komponen ke komponen lainnya yang dihubungkan.

Ini terjadi karena di ujung dan di dalam kabel terdapat konduktor listrik kecil yang memang fungsinya untuk menghantarkan listrik.

Baca Juga :

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Jumper

a. Kelebihan

Kelebihan dari kabel jumper antara lain:
  • Memiliki konektor di ujungnya yang sangat memudahkan kita dalam memasang maupun melepas kabel ke komponen.
  • Harganya terjangkau
  • Memiliki warna bervariasi yang memudahkan kita dalam membuat rangkaian

b. Kekurangan

Berbicara tentang kekurangannya, menurut saya kabel jumper Arduino tidak memiliki kekurangan yang berarti karena dengan adanya kabel jumper ini sudah sangat memudahkan kita dalam membuat rangkaian proyek.

Harga Kabel Jumper Arduino

Kamu dapat membeli kabel jumper di toko online seperti shopee, bukalapak, atau tokopedia dengan kisaran harga Rp. 300 sampai Rp. 1000 rupiah per buahnya. Itu juga tergantung dari panjang kabel yang dibutuhkan.

Biasanya kabel jumper di jual  per paket dalam jumlah tertentu. Ada yang jual sepaket 10 buah, 15 buah, 20 buah, 30 buah, dan ada juga yang 50 buah.

Tentu saja harga untuk membeli perpaket ini jauh lebih murah daripada membeli perbuahnya.

Posting Komentar untuk "Kabel Jumper Arduino : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Harga"