Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Tahapan Belajar Arduino Dari Nol Untuk [Pemula]

belajar arduino,  belajar arduino dari nol, memulai belajar arduino, proyek arduino sederhana untuk pemula

Belajar Arduino memang adalah suatu hal yang menarik untuk dilakukan. Tetapi untuk sebagian orang yang masih pemula, merasa kebingungan harus mulai dari mana.

Mereka bingung apa yang ingin dilakukan, komponen apa yang perlu disiapkan, dan hal apa saja yang perlu diketahui sebelum mulai belajar Arduino dari nol.

Berkaitan dengan masalah tersebut, disini saya akan memberikan penjelasan kepada teman-teman sekalian apa saja tahapan cara belajar Arduino untuk pemula.

Apa sajakah itu? Mari simak penjelasan seputar tahapan-tahapan memulai belajar Arduino untuk pemula mulai dari nol sampai mahir membuat project.


Tahap 1 : Pelajari Informasi Umum Seputar Arduino

Sebelum membahas lebih jauh tentang project Arduino, ada baiknya bila kamu mempelajari terlebih dahulu informasi umum seputar Arduino. Karena belajar mikrokontroler untuk pemula juga butuh pengenalan.

Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Jadi ketika kamu mengetahui beberapa hal umum tentang Arduino, kemungkinan besar itu akan membuatmu jadi semakin ingin belajar Arduino.

Beberapa hal umum yang minimal perlu kamu tahu adalah sejarah, pengertian, cara kerja, kelebihan, dan kekurangan Arduino.

Dalam hal ini, kamu tak perlu repot-repot mencarinya di mesin pencari google. Karena semuanya telah saya rangkum lengkap dalam artikel Arduino adalah apa.

Tahap 2: Menentukan Papan Arduino yang Ingin Digunakan

Perlu kamu ketahui bahwa papan Arduino itu memiliki banyak varian jenisnya. Mulai dari yang kecil sampai yang besar, ada yang spesifikasinya tinggi sampai yang rendah, dan ada juga yang berbentuk persegi panjang sampai berbentuk lingkaran.

Varian-varian dari semua papan atau board Arduino tersebut bisa kamu lihat pada salah satu postingan saya yang menjelaskan tentang macam-macam Arduino.

Yah, memang Arduino ada banyak sekali jenisnya, namun yang paling sering digunakan hanya ada tiga macam, yaitu:
  • Arduino Nano
  • Arduino Uno
  • Dan, Arduino Mega
Penggunaan ketiga macam Arduino tersebut berbeda-beda tergantung kebutuhan.

Arduino Nano, biasa digunakan untuk membuat project yang berukuran kecil. Ini karena ukuran dan spesifikasinya yang memang kecil. Jadi cocok untuk project yang hanya memiliki sedikit ruang dalam rangkaiannya.

Arduino Uno, biasanya digunakan pada project yang berukuran sedang. Ukuran dan spesifikasinya pun sedang. Jadi cocok digunakan untuk project yang memiliki kapasitas ruang yang sedang pada rangkaiannya.

Arduino Mega, ini adalah jenis Arduino yang memiliki spesifikasi paling tinggi. Umumnya digunakan pada project yang berukuran besar dan memang butuh banyak komponen dalam rangkaiannya. Jadi sangat cocok untuk project yang memiliki kapasitas ruang yang besar dalam rangkaiannya.

Tetapi karena disini konteksnya kamu mau memilih papan Arduino yang cocok untuk belajar, maka saya sarankan untuk memilih Arduino Uno.

Mengapa Arduino Uno? Yah karena selain mudah ditemukan, hampir sebagian besar tutorial di internet juga menggunakan tipe Arduino tersebut untuk praktik. Jadi bisa lebih memudahkanmu dalam penyesuaiannya.

Tahap 3 : Memahami Bagian-Bagian Arduino dan Fungsinya

Pemahaman tentang bagian-bagian Arduino dan fungsinya adalah sesuatu yang cukup penting untuk dipelajari.

Sebab akan membuatmu jadi semakin mahir dan paham betul akan fungsi Arduino dalam rangkaian yang kamu buat.

Selain itu, manfaat lain dari pemahaman akan bagian Arduino dan fungsinya adalah kamu akan lebih mudah mendeteksi bilamana terjadi kesalahan dalam pembuatan rangkaian.

Saat kamu menguasai pemahaman tentang bagian Arduino dan fungsinya, setidaknya itu bisa membantumu meminimalisir hal-hal yang kiranya dapat merusak Arduinomu.

Sehingga dalam hal ini, saya akan menyarankanmu untuk membuka dan mempelajari artikel tentang gambar Arduino Uno dan penjelasan fungsi bagian-bagiannya.

Tahap 4 : Menginstal Software Arduino IDE dan Mengenal Tampilannya

Arduino IDE (Integrated Development Environment) merupakan suatu software yang digunakan untuk menulis, meng-compile, serta memasukkan program ke papan Arduino.

Sehingga apabila kamu ingin belajar menggunakan Arduino, yah tentu saja kamu wajib untuk menginstal Arduino IDE di laptop atau komputermu.

Serta mempelajari tentang apa-apa saja yang ada di dalamnya. Baik itu fungsi menu maupun bagaimana menggunakannya.

Dalam hal ini, saya telah menyiapkan artikel yang sangat cocok untuk kamu.

Artikel tersebut berisi panduan lengkap bagaimana menginstal Arduino IDE beserta penjelasan lengkap terkait menu-menu yang terdapat di dalamnya. Silahkan buka postingan saya tentang Software Arduino IDE

Tahap 5 : Menginstal Driver Tambahan

Tahapan selanjutnya yang perlu kamu lakukan setelah menginstal Arduino IDE adalah menginstal driver tambahan.

Sebenarnya, penginstalan driver tambahan tak diwajibkan untuk kamu yang menggunakan Arduino versi original. Karena memang driver tambahan ini hanya khusus diperuntukkan bagi para pengguna Arduino clone.

Tetapi alangkah baiknya bila menginstal driver tambahan ini, sebab tak menutup kemungkinan suatu saat kamu akan menghubungkan laptop atau komputermu ke Arduino versi clone.

Nah, muncul pertanyaan. Bagaimana cara membedakan Arduino versi clone dengan yang versi original?

Caranya mudah, kamu hanya perlu menghubungkan Arduino tersebut ke laptop atau komputer yang telah terinstal Arduino IDE.

Namun dengan catatan bahwa laptop atau komputer tersebut belum pernah diinstal driver tambahan khusus Arduino.

Apabila port Arduino tersebut terbaca, maka bisa dipastikan bahwa arduino tersebut adalah versi original.

Sedangkan jika hasil yang diperoleh sebaliknya, maka sudah jelas bahwa Arduino tersebut adalah versi clone atau tiruan. Jadi perlu dilakukan penginstalan driver tambahan agar dapat digunakan.

Namun tak usah khawatir bila ternyata Arduino yang kamu miliki itu adalah versi clone. Karena nyaris tak ada perbedaan yang berarti antara keduanya dari segi fungsi. Sama-sama layak digunakan dalam project.

Untuk panduan bagaimana menginstal driver tambahan Arduino pada laptop atau komputer, kamu bisa mempelajarinya pada artikel saya tentang driver Arduino CH341.

Tahap 6 : Membeli Kit Arduino yang Cocok Untuk Pemula

Tahapan selanjutnya yang perlu kamu lakukan untuk belajar adalah membeli Arduino dan komponen pendukungnya. Percayalah, ini penting.

Karena jika hanya mengandalkan teori saja tak akan cukup, kamu harus praktik langsung untuk mengimplementasikan teori tersebut.

Ada dua opsi untuk pembelian Arduino, yaitu:
  • Membeli Arduino dan komponen secara terpisah
  • Membeli kit Arduino dalam satu paket lengkap dan disertai bonus e-book maupun panduan belajar lainnya.
Kedua pilihan tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tinggal menyesuaikan kebutuhan dan kemampuanmu saja. Jadi sebisa mungkin, pilihlah yang tidak terlalu memberatkanmu.

Membeli Arduino secara terpisah, ini adalah pilihan yang cocok untuk kamu yang memiliki budget pas-pasan.

Apalagi jika memang kamu lebih suka belajar di Youtube atau di situs belajar yang mengajarkanmu cara menggunakan Arduino Uno pertama kali sampai mahir.

Keuntungan dari pilihan ini adalah kamu dapat memilih sendiri komponen apa saja yang kamu butuhkan dan bisa menyesuaikan dari segi biaya.

Membeli kit Arduino dalam paket lengkap, pilihan ini bisa kamu ambil bila memiliki budget yang memadai. Karena memang harga yang ditawarkan lebih mahal dibanding membeli secara terpisah.

Namun dibalik harga yang mahal ini, kamu juga akan mendapatkan keuntungan yang sesuai dengan yang kamu bayar.

Karena di dalam paket kit Arduino tersebut sudah berisi Arduino dan beberapa komponen tambahan yang memang direkomendasikan untuk pemula.

Apalagi di dalamnya juga sudah ada panduan pembelajaran Arduino untuk membuat project sesuai dengan komponen yang telah disediakan. Biasanya berupa buku, e-book, atau CD interaktif.

Kamu bisa menemukan paket Arduino kit di beberapa toko online terkenal seperti shopee, bukalapak, maupun tokopedia.

Hati-hati dengan Arduino starter kit yang murah, karena mungkin di dalamnya menggunakan Arduino versi clone atau tanpa dilengkapi panduan belajar.

Kamu juga bisa membeli  paket Arduino starter kit langsung di website resmi Arduino yaitu arduino.cc. Namun untuk harga yah tentu lebih mahal dibandingkan yang lain karena memang kualitasnya dijamin.

 Tahap 7 : Kuasai Dasar-Dasar Pemrograman Arduino

Tahapan penting yang selanjutnya perlu kamu pelajari adalah penguasaan dasar-dasar pemrograman Arduino.

Namun kamu jangan langsung minder dulu yah jika saya menyinggung tentang bahasa pemrograman. Khusus untuk bahasa pemrograman Arduino, tak sesulit yang kamu bayangkan.

Pasalnya, bahasa pada arduino itu adalah bahasa C yang telah disederhanakan dan telah dilengkapi dengan banyak library-library gratis. Tentu akan membuatmu lebih mudah dalam memprogram Arduino.

Bila tak mampu menguasai secara keseluruhan, yah minimal bisa lah menguasai struktur dan perintah-perintah dasar pemrograman Arduino.

Untuk mempelajari materi seputar bahasa pemrograman Arduino, kamu bisa membuka artikel saya yang berjudul panduan belajar bahasa pemrograman Arduino untuk pemula.

Tahap 8 : Latihan Membuat Rangkaian

Agar bisa mahir dalam membuat rangkaian, aspek yang ditingkatkan adalah pengetahuan akan fungsi pin pada masing-masing komponen yang kamu gunakan.

Pada dasarnya, ada dua pin yang secara umum wajib digunakan dalam membuat rangkaian. Pin tersebut adalah pin VCC dan pin GND (Ground).

Pin VCC, yaitu pin yang sering dianggap sebagai kutub positif dalam rangkaian. Pin ini bermuatan 5 volt. Pada beberapa komponen, pin ini kadang diberi label 5V. Jadi bisa disimpulkan bahwa pin VCC itu sama dengan kutub positif dan pin 5V.

Pin GND (Ground), yaitu pin yang dianggap sebagai kutub negatif. Pin ini bermuatan 0 volt. Jadi apabila kamu tak menemukan pin GND pada suatu komponen, maka carilah pin 0V. Karena fungsinya sama saja.

Untuk penjelasan seputar fungsi pin pada Arduino, kamu bisa mempelajarinya dalam artikel saya tentang pin Arduino.

Tahap 9 : Membuat Proyek Sederhana

Setelah merasa sudah mahir dalam pemrograman dan pembuatan rangkaian, maka tahapan selanjutnya adalah membuat proyek Arduino untuk pemula yang sederhana.

Bisa berupa menyalakan lampu LED dengan sensor, membuat nyala lampu berkedip, membunyikan buzzer dengan sensor, dan sejenisnya.

Jika memungkinkan, buatlah proyek yang kira-kira bisa bermanfaat untuk orang banyak.

Misalnya seperti alat penyiram tanaman otomatis, jemuran otomatis, alat pengukur suhu dan kelembaban digital, atau yang lainnya. Kamu tinggal memilih mana yang sanggup kamu buat.

Dalam hal ini, kamu mencari referensi dari tutorial di Youtube, jurnal, maupun sumber lainnya yang berkaitan dengan proyek sederhana Arduino.

Tahap 10 : Terus Eksplore Arduino dan Cari Ide Baru

Yang perlu kamu tanamkan dalam pikiranmu adalah project Arduino tak hanya terbatas pada apa yang ada di tutorial dan buku.

Kamu juga bisa membuat project baru yang mungkin sama sekali belum pernah dibuat orang lain sebelumnya.

Tetapi dengan catatan bahwa project yang kamu buat itu haruslah bermanfaat dan bisa memecahkan masalah orang lain. Karena tak menutup kemungkinan kamu akan mendapat tambahan penghasilan dari situ.

Dengan begitu, ilmu yang kamu miliki tak hanya berguna bagi dirimu saja, tetapi juga berguna untuk orang lain.

Bagaimana cara mendapatkan ide baru untuk membuat project Arduino yang bisa bermanfaat bagi orang banyak?

Disini saya akan membagikan beberapa tips dalam menemukan ide project Arduino baru yang tentunya bisa bermanfaat bagi orang banyak. Kira-kira tipsnya seperti ini:
  • Tentukan masalah yang sering dialami orang di sekitarmu
  • Cari tahu apa saja kendala yang dihadapi
  • Rancang solusi penyelesaiannya
  • Buat diagram alurnya
  • Rancang desain rangkaian sistemnya
  • Buat project-nya
Dengan menerapkan tips di atas, kemungkinan besar kamu akan mendapat banyak inspirasi ide yang bisa diimplementasikan. Tinggal menyeleksi mana yang kira-kira bisa kamu eksekusi.

Penutup

Demikianlah penjelasan dari saya seputar 9 tahapan belajar Arduino untuk [pemula] mulai dari nol sampai mahir ber-project.

Apabila ada yang kurang jelas atau ingin ditanyakan, tak perlu ragu untuk menuliskannya di kolom komentar. Terima kasih!

Posting Komentar untuk "10 Tahapan Belajar Arduino Dari Nol Untuk [Pemula]"