Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Cara Menambahkan Library Arduino dan Menggunakannya

library arduino

Salah satu kelebihan tersendiri yang dimiliki Arduino IDE adalah tersedianya library. Namun yang sering jadi permasalahan, khususnya bagi para pemula yaitu ketidaktahuan tentang bagaimana cara menambahkan library Arduino.

Bagaimana cara menambahkan library ke software Arduino IDE? yaitu melalui library manager, mengimpor file library yang telah di-download, dan dengan instalasi manual.

Sebelum membahas lebih jauh seputar cara menginstal library ke Arduino IDE, kamu perlu paham terlebih dahulu tentang apa itu library dan mengapa kita perlu menginstalnya.


Apa Itu Library?

Library adalah kumpulan kode program dasar, yang dikemas untuk memberikan perintah khusus kepada suatu komponen yang dirakitkan dengan Arduino, agar dapat bekerja sesuai fungsinya.

Beberapa komponen tersebut seperti LCD, keypad, modul bluetooth, modul wifi, berbagai jenis sensor, dan sebagainya.

Singkatnya, library bisa dikatakan sebagai suatu kumpulan subrutin yang memiliki fungsi tertentu terhadap suatu komponen.

Kamu bisa menemukan berbagai jenis library bawaan dan siap download di software Arduino IDE.

Namun kamu juga bisa mencari library hasil ciptaan pihak ketiga atau para pengembang lain di internet.

Beberapa situs yang recomended adalah github dan adafruit. Atau jika mau, kamu bisa membuat library sendiri dan menambahkan library tersebut ke Arduino IDE-mu.

Beberapa contoh library yang mungkin bisa kamu temukan antara lain:
  • NewPing, berfungsi mengukur jarak menggunakan sensor ultrasonik
  • FreqCounter, berfungsi menghitung frekuensi menggunakan Arduino
  • Emonlib, berfungsi melakukan monitoring dengan Arduino
  • GSM, berfungsi untuk memudahkan pemrograman terhadap GSM shield.
  • Ethernet, berfungsi memudahkan dalam pemrograman Ethernet shield.
  • Wifi, berfungsi untuk memudahkan dalam pemrograman WIFI shield.
  • Time, berfungsi dalam pembuatan RTC untuk Arduino
  • Software Serial, berfungsi mengemulasi pin digital jadi pin serial.
include library


 Mengapa Kita Harus Menginstal Library Arduino?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa library adalah semacam kumpulan kode yang bermanfaat untuk memudahkan kita dalam menggunakan suatu fungsi.

Dengan menggunakan library, kamu tak perlu lagi repot-repot menuliskan subrutin kecil untuk menangani masalah interface hardware Arduino. Terutama dalam hal level pin dan elektrikalnya.

Cukup dengan memanggil nama library, maka tugas penanganan hardware telah diserahkan sepenuhnya kepada library tersebut.

Penggunaan library akan berdampak besar terhadap kecepatan penyusunan program. Pembuatan program yang harusnya dikerjakan dalam waktu yang lama, bisa diselesaikan dalam waktu lima menit.

Baca Juga : Driver Untuk Arduino

Cara Menambahkan Library ke Arduino IDE

  1. Menggunakan Library Manager
  2. Memasukkan library dengan Library Manager umumnya hanya bisa dilakukan jika kamu menggunakan Arduino IDE versi 1..6.2 ke atas. Kamu bisa langsung ke situs resmi arduino.cc jika ingin mendapatkan versi terbaru.

    Perlu kamu ketahui bahwa untuk bisa menambahkan library dengan Library Manager butuh koneksi internet.

    Jadi pastikan laptop atau komputermu terhubung ke internet saat hendak mempraktekkannya.
    Karena nantinya Arduino IDE akan melakukan proses download dan instalasi library. Untuk caranya, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    1. Buka Arduino IDE lalu pilih menu Sketch > Include Library > Manage Libraries.
    2. memasukkan library

    3. Cari file library yang ingin diinstal dan pilih versinya
    4. Nantinya akan terbuka Library Manager yang memungkinkanmu untuk melihat daftar library.
      Baik yang sudah terinstal maupun yang baru siap untuk diinstal. Library yang telah terinstal ditandai dengan adanya tag “INSTALLED” di samping nama library.

      Dalam hal ini kita akan mencoba menginstal Library Bridge. Silahkan kamu gulir daftar library untuk menemukannya lalu pilih "Instal".

      Setelah itu, tunggu hingga proses selesai. Lihat contoh tampilan berikut ini.

      library manager

    5. Periksa tag "INSTALLED" di samping nama library
    6. Library yang selesai terinstal ditandai dengan munculnya tag “INSTALLED” di samping nama library. Dalam hal ini kita menginstal Library Bridge.

      instal library

       Nah, sampai sini kamu sudah bisa menemukan library tersebut di menu include library.

  3. Mengimpor Library .zip Hasil Download
  4. Kamu bisa mendapatkan banyak library bentuk file ZIP atau folder di internet. Untuk di Github, kamu bisa mengetahui nama library-nya dari nama folder.

    Dimana dalam suatu folder tersebut terdapat file yang berekstensi .cpp, dan .h yang nantinya dibutuhkan dalam pemanggilan library.

    Perlu kamu ketahui bahwa penginstalan library dari pihak ketiga hanya support pada Arduino IDE versi 1.0.5 ke atas.

    Untuk melakukan penginstalan, kamu tak perlu melakukan unzip file library yang telah di-download. Biarkan saja seperti itu lalu ikuti cara berikut ini:

    1. Buka aplikasi Arduino IDE lalu masuk ke menu Sketch > Include Library > Add .ZIP Library.
    2. Menambahkan Library

    3. Cari file library yang ingin kamu tambahkan lalu pilih “Open
    4. Periksa pesan yang muncul di keterangan aplikasi
    5. Jika selesai, maka di bagian keterangan aplikasi akan muncul pesan “Library added to your libraries. Check include library menu”.

      Jadi untuk memastikannya, silahkan kamu buka menu include library. Apakah memang ada library baru yang terinstal atau tidak.

  5. Instalasi Manual
  6. Ketika kedua cara di atas tak juga berhasil, maka masih ada satu cara lagi untuk memasukkan library. Yaitu dengan instalasi manual.

    Caranya dengan mengekstrak file library uang berekstensi ZIP. Kemudian file hasil ekstrak tersebut dipindahkan atau di copy ke C:\Users\NamaPC\Documents\Arduino\libraries.


Cara Menggunakan Library Arduino

Untuk menggunakan library, kamu hanya perlu mendeklarasikannya pada bagian paling atas sketch. Caranya dengan mengetikkan “#include<nama_library)”.

Contohnya:
#include <EEPROM.h>
#include<GSM.h>

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang apa itu library Arduino, mengapa kita harus menginstalnya, bagaimana cara menambahkan library, serta bagaimana menggunakannya.

Apabila ada yang ingin kamu tanyakan, jangan ragu untuk mengungkapkannya di kolom komentar. 99% akan saya respon dengan sebaik mungkin.

Posting Komentar untuk "3 Cara Menambahkan Library Arduino dan Menggunakannya"