Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menyalakan LED dengan Arduino Uno Lengkap dengan Programnya


Untuk kamu yang masih pemula, kemampuan dasar yang harus kamu kuasai jika ingin jago Arduino adalah kemampuan menyalakan LED (Light Emiting Diode).

Karena termasuk mudah dibandingkan penggunaan komponen yang lain, maka saya yakin jika mau belajar, kamu pun pasti bisa menguasainya.

Bagaimana cara menyalakan LED dengan Arduino?

Untuk menyalakan LED, kamu hanya perlu menghubungkan ujung kaki LED yang panjang ke salah satu pin digital Arduino dan menghubungkan kaki yang satunya lagi ke ke GND (ground).

Setelah itu, tinggal upload program dan lampu LED akan menyala.

Untuk masalah nyala LED dan variasinya seperti apa, nanti tinggal disesuaikan dengan program atau sketch yang di-upload ke papan Arduino.

Dalam artikel kali ini, kita akan belajar tentang bagaimana cara menyalakan lampu LED dengan dua cara, yaitu menyalakan lampu dengan efek berkedip (blink) dan tanpa efek berkedip (nonblink).


Menyalakan LED dengan Arduino

Sebelum melakukan percobaan, terlebih dahulu saya jelaskan kepada kamu bahwa LED itu memiliki dua kaki yang terdiri atas kaki panjang dan kaki pendek.

Kaki panjang adalah kaki positif atau disebut juga anoda, biasanya dihubungkan pada salah satu pin digital Arduino.

Sedangkan kaki pendek adalah kaki negatif atau disebut juga katoda, biasanya dihubungkan pada GND.

Jadi pada saat melakukan percobaan, usahakan untuk tidak tertukar dalam pembuatan rangkaian. Yuk kita langsung ke poin intinya.

  1. Menyalakan LED dengan Arduino Tanpa Efek Berkedip
  2. Alat dan Bahan:

    • Arduino Uno dan Kabelnya
    • Breadboard
    • Software Arduino IDE
    • LED
    • Kabel Jumper

    Cara Kerja:

    a. Hubungkan Arduino dengan komputermu.
    b. Buat rangkaian sesuai gambar di bawah ini.

    rangkaian led

    Berikut konfigurasi pinnya.

    Arduino LED
    Pin 13 5V
    GND GND

    c. Buka Arduino IDE kemudian atur port dan board-nya sesuai jenis port dan board yang sobat gunakan.
    d. Ketikkan sketch atau perintah berikut di Arduino IDE.
    int pinLed = 4;

    void setup(){
     pinMode(4, OUTPUT);
    }

    void loop(){
     digitalWrite(4, HIGH);
    }
    Keterangan:
    • Perintah yang terdapat di void setup() hanya dibaca sekali.
    • Perintah yang terdapat di void loop() dibaca berulang kali.
    • pinMode berfungsi untuk mengatur apakah pin 4 ini akan digunakan sebagai INPUT atau OUTPUT.
    • digitalWrite berfungsi untuk mengatur apakah pin 4 akan dibuat HIGH (menyalakan) atau LOW (mematikan).
    e. Jika sudah, upload program ke papan Arduino dan lihat apa yang terjadi.
    f. Apabila LED berhasil menyala tanpa berkedip, maka percobaan yang kamu lakukan sudah berhasil
    g. Menyalanya lampu LED secara berkedip-kedip (blink) adalah tanda bahwa percobaan yang kamu lakukan sudah berhasil.

  3. Menyalakan LED dengan Arduino Disertai Efek Berkedip (blink)
  4. Untuk menghidupkan LED dengan efek berkedip atau flip-flop, semua alat, bahan, model rangkaian dan cara kerjanya sama persis dengan percobaan sebelumnya. 
    Hanya saja, yang membedakan terletak pada sketch-nya.
    Dalam percobaan kali ini, sobat bisa menggunakan sketch bawaan yang telah disediakan di Arduino IDE. Yaitu sketch khusus blink. Caranya dengan memilih menu File > Example > Basic > Blink.
     
    Atau kamu juga bisa mengetikkan langsung sketch di bawah ini pada Arduino IDE.
    int pinLed = 4;

    void setup(){
     pinMode(4, OUTPUT);
    }

    void loop(){
     digitalWrite(4, HIGH);
     delay(1000);
     digitalWrite(4, LOW);
     delay(1000);
    }
    Keterangan:
    • digitalWrite berfungsi untuk mengatur apakah pin 13 akan dibuat HIGH (menyala) atau LOW (mati).
    • delay berfungsi untuk memberikan jeda nyala lampu (1000 milisecond = 1 detik)

    Catatan :

    Selain beberapa percobaan di atas, masih ada banyak hal yang bisa dikreasikan dengan pengontrolan LED dengan Arduino.

    Bukan hanya itu saja, kamu juga bisa memadukan LED dengan sensor ultrasonik HC-SR04, sensor cahaya (LDR), bluetooth HC-05, keypad, RFID, dan potensio.
Baca Juga : Membuat Kipas Angin Otomatis dengan Sensor Ultrasonik

Penutup

Demikianlah penjelasan terkait bagaimana cara menyalakan LED dengan Arduino beserta contoh programnya.

Semoga apa yang saya jelaskan di atas bisa jadi referensi dan bahan pembelajaran yang baik untuk teman-teman sekalian.

Apabila ada yang dirasa kurang jelas atau ingin ditanyakan, tak usah ragu untuk mencurahkannya pada kolom komentar. Insyaallah akan saya jawab dengan sebaik mungkin. Terima Kasih.

Posting Komentar untuk "Menyalakan LED dengan Arduino Uno Lengkap dengan Programnya"